Kamis, 08 Agustus 2019 - 11:24:23 WIB
INOVASI GAME EDUKASI SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK TEROBOSAN MUTU PENDIDIKAN YANG LEBIH BAIK
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Inovasi Pendidikan - Dibaca: 8966 kali

Pemuda asal sei kepayang barat kabupaten asahan berhasil membuat perangkat lunak aplikasi game edukasi online yang diberi nama “Kito Pintar Kito Cerdas”. Pemuda ini bernama Azrai Sirait sering disapa azray  usia 28 tahun beliau lulusan S2 Magister Ilmu Komputer di UPI Padang Sumatera barat, beliau berprofesi sebagai dosen pada perguruan tinggi di Sumatera Utara, beliau juga berprofesi sebagai programmer baik pembuatan website, sistem informasi  dan juga game edukasi. Beliau memaparkan Game edukasi ini saya buat sangat jauh berbeda dengan game-game online lainnya. Beliau mengatakan bahwa sangat banyak game-game online saat ini  yang kurang mendidik, ada game judi online dan lain-lain yang sifatnya kurang mendidik. Memang ada banyak game yang sifatnya  edukasi yang besebaran di internet namun  masih banyak bermuatan lebih menekankan kepada pelajaran sekolah semata yang ini dapat membuat peserta didik mudah jenuh dan mengurangi minat belajar. Beliau memaparkan bahwa game ini sangat unik dan menarik, saya senagaja desain untuk digunakan semua kalangan yang sifatnya bermain, menghibur dan mendidik sebab muatan konten pelajarannya mencakup kesemua lini yaitu dapat dimainkan/digunakan oleh anak TK, SD, SMP dan Tinggkat SMA bahkan tingkatan Umum beragam suku ras dan budaya. Banyak fitur pelajaran dialamnya Yang lebih menarik lagi ada fitur tambahan yaitu tebak judul lagu dan juga menebak nama surat dalam al-Qur’an yang ini dapat dimanfaatkan sebagian besar para anak pesantren dan lainnya yang belajar dibidang Agama Islam.

Pemuda asal sei kepayang ini mengatakan, tujuan saya membuat game ini untuk meningkatkan mutu pendidikan khususnya di sumatera utara. Saya sangat miris karena masih banyak lagi diluar sana anak-anak bangsa masih banyak tidak tahu ilmu pendidikan khususnya dalam pelajaran agama. Saya pernah lihat masih banyak anak-anak sekolah SMA yang tidak tau menjelaskan rukun islam dan rukun iman dan mungkin saja masih banyak lagi hal yang mereka belum ketahui pungkasnya. Melihat kondisi ini saya mendapatkan ide bagaimana membuat media pembelajaran berbasis edukasi dalam muatan game yang dapat merangkul semua kalangan dimasyarakat agar proses pengulangan belajar itu dapat dilakukan dengan baik sehingga dapat mengingat kembali pelajaran-pelajaran yang terdahulu sebab saya yakin kebanyakan ketidaktahuan seseorang itu biasanya disebakan karena tidak mengulang/tidak mengkaji kembali pelajarannya dan di game yang saya buat ini ada fitur seperti itu untuk meingat memory pelajaran dimasa lalu agar mereka ingat kembali. Saya juga mengajak anak bangsa khusus di asahan ini para pemuda agar menunjukkan karya inovasinya. Saya yakin masih banyak pemuda memiliki inovasi yang sifatnya positif khususnya di kabupaten asahan. Beliau menjelaskan Game edukasi kito pintar kito cerdas ini masih dibuat versi 0.1 2019 yang mana masih permulaan juga mungkin memiliki kekurangan maka nanti akan dikembangkan lagi sesuai dengan kebutuhan  sesuai era revolusi 4.0 pungkasnya. Game ini saya buat berbasis online dengan menggunakan jaringan internet, fitur secara gratis pemakaian  dapat dimainkan via mobile/HP juga laptop/computer, semua fiturnya dapat diakses secara online di situs www.kitopintar.com atau bisa langsung ketikkan kata kunci di google kito pintar.

 

 

Saya sempat bertemu dengan  Anggota DPRD Provinsi Sumatera utara H. Syamsul Qodri Marpaung, LC Ketua Komisi E. Adapun tujuan saya berjumpa dengan beliau untuk minta bantuan mempromosikan media pembelajaran/game edukasi buatan saya ini kepada public khususnya dinas pendidikan dan pemerintahan kabupaten/Bupati asahan juga pemerintahan Provinsi/Gubernu SUMUT. Syamsul Qodri Mengatakan, saya sangat senang dan mengapresiasi inovasi pemuda ini yang inovatif dan ini harus kita dorong dan support. Beliau tambahkan bahwa masih banyak pemuda kretif dan inovatif yang berasal dari sei kepayang kab asahan yang ini harus kita bantu kita fasilitasi agar karya inovasi semakin berkembang dengan baik pungkas Syamsul Qodri. Pesan akhir yang disampaikan azray adalah dengan adanya game edukasi ini agar dapat direkomendasikan kepada dinas pendidikan keseluruh sekolah dan kepada orang tua juga masyarakat, mari dimanfaatkan media belajar game edukasi ini semoga dapat dijadikan sebagai sarana pembelajaran dan pendidikan yang lebih baik dan menarik. Sebab game ini dapat juga digunakan sebagai media pembelajaran oleh guru disekolah terhadap murid-murid. saya sangat mengharap dukungan/bantuan donasi untuk terus mengembangkan aplikasi ini dari pemerintahan daerah bupati asahan juga kepad bapak gubernur sumatera utara agar ikut serta merespon/membantu dalam pengembangan  karya inovasi anak bangsa khusunya di sumatera utara.




147 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 

Pencarian Berita